Laman

Monday, November 26, 2012

Editorial Media Indonesia - Mengatasi Banjir

Editorial Media Indonesia - Mengatasi Banjir

JAKARTA kebanjiran seakan sudah menjadi ritme kehidupan. Bahkan, sejak kemerdekaan tidak ada satu pun pemerintahan yang bisa membuat Jakarta bebas dari banjir. Banjir menjadi perkara yang belum juga terpecahkan. Hingga kemarin, setidaknya 12 kelurahan di ibu kota negara yang kebanjiran. Lebih dari 10 ribu warga rumahnya terendam. Padahal, musim hujan baru mulai. Sejarah Kota Jakarta memang selalu akrab dengan banjir. Bahkan, Jakarta kerap tergenang air sejak zaman penjajahan. Struktur sebagian wilayah Jakarta yang berada di bawah permukaan laut menjadikan kota ini begitu gampang dilanda banjir. Meski baru mulai, hujan begitu mudah menggenangi sejumlah kawasan di Jakarta. Apalagi, bila di kawasan Bogor dan Depok turun hujan lebat, hampir dipastikan sebagian sungai di Jakarta meluap yang kemudian menggenangi kawasan sekitarnya. Kampung Melayu, Bidara Cina, Kramat Jati, Cipinang, Cimanggis, Tanah Abang, Pancoran, dan Kedoya hanyalah sebagian wilayah yang menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba. Berbagai upaya untuk mengatasi banjir di Jakarta telah dicoba. Pemerintah Provinsi DKI, misalnya, telah merancang konsep pengendalian banjir dalam rentang lima tahunan (2008-2012) dengan proyeksi kebutuhan anggaran sebesar Rp10,19 triliun. Dana itu antara lain dipakai untuk penanganan kawasan genangan berupa pengerukan dan normalisasi sungai, pembangunan polder, waduk, pintu-pintu air untuk mengatur arus sungai, dan sebagainya. Pembangunan kanal, baik di sebelah barat maupun <b>...</b>
Views: 71
1 ratings
Time: 03:54 More in News & Politics

No comments:

Post a Comment