| Jakarta: Selama sebulan ke depan, tiga wilayah di Indonesia, secara bergantian akan masuk fase cuaca ekstrem, seperti hujan disertai angin kencang. Cuaca ekstrim terjadi antara Oktober-November. Kepala Sub Bidang Cuaca Ekstrem Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika Kukuh Ribudiyanto, baru-baru ini, mengatakan, karena dilalui garis ekuator, cuaca ekstrem di Tanah Air tak serempak. Untuk wilayah yang berada tepat dan di atas garis ekuator, kata Kukuh, puncak musim hujan terjadi antara Oktober-November. Namun untuk wilayah selatan ekuator, Oktober-November menjadi awal musim penghujan atau biasa disebut masa peralihan. dalam masa peralihan inilah awan tebal akan mudah terbentuk di daerah beruap air banyak. Kukuh mengatakan, tanda-tanda cuaca ekstrem bisa dilihat pada pagi hingga siang hari. Biasanya di pagi hari udara di sekitar terasa panas disertai banyaknya penguapan. Kukuh menambahkan, hujan deras dan angin kencang biasanya cuma terjadi sekitar dua jam pada siang hingga malam hari. BMKG memprediksi cuaca ekstrem baru akan berakhir pada Januari-Februari.(ICH) Hanya Sekedar Memberikan Informasi Berita, Mohon di Like atau di Share Jika Informasi Bermanfaat. Uploaded by vt.vc Thanks ^_^ | From: liputan enam Views: 34 1 ratings | |
| Time: 02:21 | More in News & Politics |
Friday, November 16, 2012
Indonesia `Diintai` Cuaca Ekstrem
Indonesia `Diintai` Cuaca Ekstrem
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment