| Pamekasan: Kota Pamekasan dan Situbondo di Jawa Timur, Rabu (14/11) malam, penuh dengan cahaya obor dan lampion. Ya, obor dan lampion itu dibawa para pelajar dan umat muslim yang mengikuti pawai untuk memeringati datangnya 1 Muharam 1434 Hijriah. Di Pamekasan, tepatnya di Desa Grujugan, Kecamatan Larangan, dengan penuh semangat para pelajar bersama warga umum membawa pawai obor yang dimulai dari sekolah mereka. Dari sekolah, pawai obor berkeliling kampung. Pawai seribu obor kemudian berakhir kembali di sekolah masing-masing. Prosesi pawai obor 1 Muharam ditutup dengan membakar obor secara bersama, sebagai simbol dibakarnya seluruh khilaf dan salah di masa lalu. Sementara itu di Situbondo, peringatan malam tahun baru 1 Muharam 1434 Hijriah dirayakan dengan pawai lampion sejauh lima kilometer. Pawai lampion ini melibatkan seluruh siswa-siswi TK hingga SMA di Kota Santri. Dalam pawai lampion ini, ada yang membawa miniatur masjid yang dihiasi dengan lampu warna-warni. Pawai lampion ini sempat memacetkan arus lalu lintas di pantai utara wilayah Situbondo yang menghungkan Jawa dan Bali.(DSY) Hanya Sekedar Memberikan Informasi Berita, Mohon di Like atau di Share Jika Informasi Bermanfaat. Uploaded by vt.vc Thanks ^_^ | From: liputan enam Views: 0 0 ratings | |
| Time: 01:31 | More in News & Politics |
Wednesday, November 14, 2012
Pawai Obor dan Lampion Menyambut 1 Muharam
Pawai Obor dan Lampion Menyambut 1 Muharam
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment